Others

Jenis Penerjemah Coding yang Perlu Anda Tahu

Jenis Penerjemah Coding yang Perlu Anda Tahu

Membaca coding tidak semudah membaca kata-kata seperti dalam bahasa. Karena itulah tidak semua orang bisa untuk membaca coding. Coding yang dituliskan dalam aplikasi atau software tertentu, agar bisa terbaca dan digunakan, maka perlu penerjemah coding.

Tanpa adanya penerjemah tersebut, barisan coding yang dituliskan tidak akan bisa terbaca dan digunakan. Jadi, dalam proses menginstal software seperti di komputer Anda, penerjemah tersebut wajib ada. Secara keseluruhan, ada 2 jenis penerjemah untuk coding yang bisa digunakan yaitu sebagai berikut ini.

  • Interpreter

Interpreter merupakan penerjemah untuk menerjemahkan bahasa pemrograman ke bahasa mesin dan dijalankan baris demi baris. Dengan kata lain, interpreter ini berfungsi untuk menerjemahkan instruksi program per barisnya agar bisa dimengerti oleh komputer. Setelah diterjemahkan, komputer akan memproses dan memperoleh output atau keluaran.

  • Compiler

Compiler merupakan program yang berfungsi untuk menerjemahkan program yang tertulis dalam bahasa pemrograman ke himpunan instruksi mesin yang spesifik. Kemudian disimpan dalam bentuk file. Dengan kata lain, penerjemah coding ini menerjemahkan instruksi menjadi source code secara keseluruhan. Dengan begitu, komputer bisa mengerti apa yang tertulis  atau perintah dari coding tersebut.

Ketika sudah selesai digunakan, compiler ini tidak digunakan atau diperlukan lagi. Ini disebabkan aka nada program yang sudah siap untuk dijalankan dari coding yang tertulis tersebut.

Jenis Penerjemah Coding yang Perlu Anda Tahu
Jenis Penerjemah Coding yang Perlu Anda Tahu

Perbedaan

Sama halnya saat Anda memilih jasa penerjemah, ada perbedaan yang perlu Anda mengerti dan pahami antara compiler dan interpreter. Perbedaan tersebut adalah:

  1. Jika compiler tugasnya menerjemahkan program sebelum program tersebut dijalankan, maka interpreter bekerja saat program dijalankan.
  2. Terjemahan dari compiler adalah tetap sedangkan interpreter bersifat sementara dan bisa berubah sesuai dengan bahasa pemrograman yang ditulis.
  3. Kompiler akan memberitahukan kesalahan atau error saat Anda sedang melakukan proses kompilasi. Sedangkan interpreter akan langsung memberitahukan jika anda sedang menerjemahkan program tersebut.
  4. Untuk perbaikan program jika proses compiler menunjukkan kesalahan, Anda perlu melakukan pengeditan di pengedit text. Sedangkan para proses interpreter, Anda bisa langsung melakukan perbaikan program.

Jenis compiler

Ada beberapa jenis compiler yang perlu Anda tahu terutama jika Anda ingin mendalami pemrograman. jenis compiler berdasarkan pada bahasa pemrograman adalah:

  • Bahasa C:
    1. Dev C++ yang merupakan compiler open source dan mudah untuk digunakan sehingga tepat untuk pemula.
    2. Turbo C.yang termasuk compiler open source.
    3. Code blocks yang termasuk compiler open source dan memiliki fitur auto complete.
  • Bahasa pascal
    1. Geany yang tidak hanya untuk pascal namun juga untuk bahasa pemorgaman yang lain.
    2. Turbo pascal.

Itulah beberapa jenis dari penerjemah coding yang perlu Anda tahu. Dengan informasi ini, semoga bisa menambah wawasan yang Anda miliki terutama untuk dunia programing.